Memahami Apa Itu Brainware & Peran Pentingnya untuk Teknologi Informasi

Apa itu brainware? Sebagian besar orang tentu sudah tidak asing lagi dengan software dan hardware. Namun istilah brainware sendiri sampai saat ini masih cukup asing di telinga banyak orang. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan brainware, fungsi, dan contohnya silakan simak artikel kami berikut.

Di dalam lingkungan Teknologi Informasi, hardware, software, dan brainware merupakan 3 komponen yang tidak dapat dipisahkan. Meskipun perusahaan memiliki ide-ide pengembangan software yang genius, namun tanpa adanya brainware yang berkualitas maka gagasan tersebut tidak akan bisa dijalankan. Begitu juga dengan pengoperasian hardware yang membutuhkan brainware untuk mengelola dan memeliharanya. Jadi, apa itu brainware? Yuk, simak!

Apa Itu Brainware?

Sebelum kami jelaskan apa itu brainware, ada baiknya jika kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan software dan hardware. Secara garis besar, software atau perangkat lunak adalah seperangkat instruksi, data, atau program yang digunakan untuk mengoperasikan komputer serta menjalankan tugas-tugas tertentu. Software merujuk pada aplikasi, skrip, atau program yang berjalan pada sebuah perangkat. Perlu diketahui bahwa dua kategori utama software adalah software aplikasi dan software sistem.

Selanjutnya, jika software adalah perangkat lunak yang berbentuk program atau sistem, maka hardware adalah perangkat keras atau komponen fisik dari sistem  komputer yang diperlukan untuk menjalankan komputer atau untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Contoh dari hardware adalah processor (CPU), RAM (Random Access Memory), hard disk (HDD), dan masih banyak lagi.

Nah, jadi apa itu brainware? Brainware adalah orang yang mengoperasikan atau menjalankan perangkat komputer baik itu software ataupun hardware tersebut. Sesuai namanya, brainware menjadi “otak” atau “kepala” yang merancang, memerintahkan, serta mengelola sebuah sistem IT (software/hardware) agar dapat bekerja dan berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, brainware dapat disebut juga dengan tenaga ahli IT karena istilah tersebut merujuk pada manusia atau SDM yang mampu mengoperasikan dan mengelola sistem IT tersebut.

Sumber: www.freepik.com/senivpetro

Apa Peran Penting & Fungsi Brainware di Bidang Teknologi Informasi?

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, brainware merupakan salah satu bagian yang tidak bisa terpisahkan dengan software maupun hardware. Manusia memiliki kemampuan untuk dapat mengembangkan, menjalankan, serta memelihara perangkat-perangkat tersebut agar bisa bekerja dengan baik.

Secara garis besar, beberapa peran atau fungsi brainware adalah sebagai berikut:

1. Programmer

Programmer merupakan brainware yang bertugas untuk mengembangkan sistem, software ataupun aplikasi. Dalam proses pengembangan tersebut, programmer akan menulis, memodifikasi, serta menguji barisan kode ataupun skrip untuk memastikan bahwa software atau aplikasi yang dikembangkan dapat berfungsi dengan benar. Beberapa contoh brainware yang berperan sebagai programmer adalah software developer, web developer, app developer, system hardware developer, dan game developer, dan lain-lain.

2. Administrator

Brainware juga dapat berperan sebagai administrator. Mereka akan bertugas untuk mengelola sistem komputer agar dapat berfungsi dan mampu memenuhi kebutuhan perusahaan.  Selain itu, tenaga ahli IT ini juga akan membantu memastikan bahwa sistem komputer berjalan secara efisien, andal, dan aman. Perlu diketahui bahwa para administrator biasanya akan memiliki pemahaman yang baik tentang computer software, hardware, dan network. Contoh administrator di bidang IT seperti system administrator, database administrator, dan lain-lain.

3. Operator

Fungsi atau peran brainware yang selanjutnya adalah sebagai operator. Mereka yang berperan sebagai operator memiliki tanggung jawab untuk menjalankan, merawat, serta memonitor sebuah program atau sistem pada komputer. Mereka akan memastikan bahwa semua program yang dijalankan bekerja dengan normal. Salah satu contoh profesi yang bekerja sebagai operator adalah computer operator.

Baca Juga: Alasan Mengapa JavaScript Developer Akan Terus Dibutuhkan oleh Perusahaan

Contoh Brainware dan Fungsinya

1. Web developer

Web developer merupakan salah satu contoh brainware. Profesi ini memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan sebuah website dengan berbagai fitur di dalamnya. Dalam proses pengembangan website tersebut, mereka akan memastikan bahwa website dapat bekerja dengan baik, memiliki tampilan yang menarik, serta mudah dioperasikan oleh user. Selain itu perlu diketahui bahwa web developer dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu:

Web developer yang bertanggung jawab untuk membangun dan mengelola teknologi yang mendukung 3 komponen back end sebuah website yaitu database, aplikasi dan server. Backend developer akan terlibat dalam proses penyimpanan data, keamanan, dan fungsi sisi server lainnya yang tidak dapat Anda lihat secara langsung.

Web developer yang bertanggung jawab mengembangkan tampilan visual atau user interface yang menarik pada halaman website. Mereka akan mengimplementasikan elemen visual dan elemen interaktif yang dapat digunakan oleh para pengguna website.

2. IT security specialist

IT security specialist akan membantu menjaga agar aplikasi, website, ataupun jaringan yang dipergunakan oleh suatu perusahaan dapat berjalan dengan aman dan terhindar dari berbagai serangan cyber. Mereka akan memantau dan melakukan sejumlah pengujian untuk memastikan bahwa program yang dioperasikan oleh perusahaan memiliki sistem keamanan yang kuat.

3. System administrator

System administrator atau sysadmin adalah profesi yang memastikan bahwa sistem komputer di perusahan dapat berfungsi dengan baik. Mereka akan memberikan support, memecahkan masalah, dan memelihara jaringan atau server komputer yang digunakan oleh perusahaan Anda.

4.  DevOps engineer

DevOps engineer adalah tenaga ahli IT yang memiliki tanggung jawab atas kelancaran operasi infrastruktur IT di sebuah perusahaan. Perlu diketahui bahwa DevOps sendiri merupakan gabungan dari Development dan Operations. Sesuai namanya, para DevOps engineer akan bekerjasama dengan para Developer untuk proses deploy dan perubahan kode, serta bekerja dengan tim Operation untuk memastikan bahwa sistem berjalan dengan lancar. Mereka memiliki pengetahuan luas tentang development dan operation termasuk pengkodean, manajemen infrastruktur, administrasi sistem, dan DevOps toolchains.

5. Computer operator

Computer operator adalah orang yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengelola sistem komputer terutama komputer mainframe di suatu perusahaan atau organisasi. Mereka akan mengontrol pengoperasian jaringan komputer dan memastikan bahwa peralatan dan sistem komputer berfungsi secara efisien.

Baca Juga: Apa Itu In-House Production? Pelajari Kelebihan & Kekurangannya di Sini!

KAZOKKU Menyediakan Brainware Tenaga Ahli IT untuk Perusahaan Anda

KAZOKKU adalah perusahaan IT outsourcing di Indonesia yang menyediakan tenaga alih daya berpengalaman dengan berbagai keterampilan. Kami akan membantu memberikan support agar proses pengembangan software atau aplikasi di perusahaan Anda dapat segera dijalankan dengan bantuan tenaga ahli yang kompeten di bidangnya.

Saat ini kami memiliki beragam tenaga outsourcing IT professional seperti back end developer, front end developer, IT security specialist, project manager, DevOps engineer, QA, dan masih banyak lagi. Silakan hubungi KAZOKKU dan konsultasikan bersama kami terkait kebutuhan tenaga outsourcing di perusahaan Anda. Kami akan dengan senang hati membantu dan melayani Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Articles

Related Articles