Apa Itu ChatGPT: Pengertian, Cara Kerja & Cara Menggunakannya
Published

Apa Itu ChatGPT: Pengertian, Cara Kerja & Cara Menggunakannya

Apa itu ChatGPT? ChatGPT adalah sebuah teknologi natural language processing (NPL) yang mampu memahami, menganalisis, serta merespon pertanyaan dengan cepat dan tepat. Untuk lebih jelasnya, silakan simak penjelasan selengkapnya mengenai apa itu ChatGPT di artikel kami berikut ini.

Berdasarkan keterangan dari ChatGPT itu sendiri, teknologi ini pertama kali diperkenalkan oleh OpenAI pada Juni 2020. OpenAI sendiri merupakan organisasi penelitian kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang didirikan pada tahun 2015 dengan tujuan untuk mengembangkan teknologi AI canggih dengan cara yang aman serta dapat bermanfaat bagi manusia. Organisasi tersebut didirikan oleh beberapa tokoh terkemuka di industri teknologi, yaitu Elon Musk, Sam Altman, Greg Brockman, Ilya Sutskever, John Schulman, dan Wojciech Zaremba.

Sejak dirilis, ChatGPT memang telah berhasil menarik perhatian banyak orang karena kemampuan pemrosesan bahasanya yang canggih dan dapat menghasilkan tanggapan seperti manusia. Oleh karena itulah, ChatGPT menjadi semakin populer dan digunakan oleh banyak orang sebagai sistem yang bisa membantu banyak hal mulai dari menerjemahkan bahasa, mencari informasi, atau bahkan memperbaiki baris kode pemrograman.

Nah, jika Anda ingin mengetahui penjelasan selengkapnya mengenai apa itu ChatGPT, berikut ini kami sajikan penjelasannya untuk Anda. Yuk, simak!

Apa Itu ChatGPT?

ChatGPT adalah model natural language processing (NPL) yang dikembangkan oleh OpenAI. Teknologi ini dirancang untuk dapat memahami dan memproses bahasa manusia, serta dapat digunakan untuk melakukan percakapan seperti yang dilakukan oleh manusia.

Saat ini ChatGPT juga dianggap sebagai salah satu model NLP tercanggih. ChatGPT dilatih dengan kumpulan data berbentuk teks yang sangat besar dari internet, situs web, dan sumber lainnya. Selain itu, teknologi ini juga menggunakan transformer architecture yang dapat menganalisis dan memahami konteks kata dan frasa dalam sebuah kalimat. Dengan demikian, ChatGPT dapat menghasilkan respons yang sesuai dengan teks yang diinput dan dapat beradaptasi dengan gaya dan nada penulisan yang berbeda.

Bagaimana Cara Kerja ChatGPT?

ChatGPT bekerja dengan menggunakan algoritma deep learning yang disebut transformer untuk memahami dan memproses bahasa manusia dalam bentuk tulisan. Sistem ini juga dilatih pada dataset teks yaitu kumpulan data yang terdiri dari teks dan berasal dari internet, termasuk buku, situs web, dan sumber lainnya. Kumpulan data tersebut telah difilter dengan hati-hati untuk memastikan bahwa data yang tersedia memiliki kualitas tinggi.

Nah, saat pengguna memasukkan teks ke dalam ChatGPT, maka sistem akan menggunakan arsitektur transformatornya untuk menganalisis dan memahami konteks teks masukan. Sistem kemudian menghasilkan respons yang sesuai dengan teks input berdasarkan pemahamannya tentang bahasa dan pelatihannya pada dataset.

Baca Juga: Apa Itu In-House Production? Pelajari Kelebihan & Kekurangannya di Sini!

Dapatkan Tenaga IT Outsourcing Anda Segera!

Solusi hemat biaya untuk menemukan spesialis IT dalam waktu singkat.

Percayakan penyediaan tenaga IT Outsourcing Java Developer, .NET Developer, ReactJS Developer, VueJS Developer, Project Manager, dll kepada KAZOKKU agar Anda dapat fokus pada peningkatan daya saing bisnis.

Konsultasikan kebutuhan tenaga IT Outsourcing Anda secara GRATIS di sini!

Cara Menggunakan ChatGPT

Cara menggunakan ChatGPT sangat mudah. Saat ini ChatGPT juga bisa memproses berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia, Jerman, Prancis, Korea, Cina, dan lain-lain. Meskipun demikian, model utama ChatGPT dilatih menggunakan bahasa Inggris. Jadi, kemampuan ChatGPT dalam memproses bahasa lain masih terbatas dibandingkan dengan kemampuan bahasa Inggrisnya.

Berikut ini adalah langkah atau cara menggunakan ChatGPT:

  1. Pertama, buka chat.openai.com. Untuk bisa menggunakannya, Anda harus registrasi terlebih dahulu.
  2. Anda dapat memasukkan teks ke dalam sistem seperti kalimat pertanyaan, pernyataan, atau jenis teks lain untuk diproses oleh sistem.
  3. Setelah Anda memasukkan teks, ChatGPT akan menganalisis dan memahami konteks yang sudah Anda input. Selanjutnya, ChatGPT akan menghasilkan respons berdasarkan pemahamannya tentang bahasa yang Anda pergunakan serta tugas yang Anda perintahkan.
  4. Setelah sistem menghasilkan respons, Anda dapat meninjaunya kembali apakah tanggapan yang diberikan sesuai dengan keinginan Anda. Jika Anda merasa respon yang dikirim masih belum sesuai, Anda dapat memasukkan teks baru atau memodifikasi teks yang sudah Anda input untuk mendapatkan tanggapan yang berbeda.
  5. Anda juga bisa klik “Regenerate response” untuk mendapatkan respon yang diinginkan dari sistem.

Apa Saja yang Bisa Dilakukan dengan ChatGPT?

ChatGPT memiliki banyak kemampuan untuk mempermudah Anda dalam menyelesaikan suatu tugas. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  • Menghasilkan konten yang ditulis dengan baik dalam berbagai gaya penulisan dan bahasa.
  • Membuat ringkasan berita dan deskripsi produk.
  • Membantu men-debug kode pemrograman dan menemukan beberapa kerentanan.
  • Menulis baris kode dengan bahasa pemrograman tertentu.
  • Memberikan penjelasan mengenai suatu topik yang kompleks.
  • dan masih banyak lagi

Baca Juga: Tugas IT Project Manager Outsourcing yang Perlu Anda Ketahui

Apakah ChatGPT Dapat Menggantikan Peran Software Developer?

ChatGPT tidak dapat menggantikan peran software developer atau programmer. Meskipun sebelumnya kami menjelaskan bahwa teknologi dapat membantu membuat baris kode atau menemukan bug, namun ChatGPT tidak bisa sepenuhnya menggantikan peran developer.

Perlu Anda ingat bahwa seorang developer akan bekerja dengan menggabungkan kreativitas, pemikiran kritis, dan keterampilan memecahkan masalah dalam merancang dan mengembangkan perangkat lunak. Mereka juga mahir dalam berbagai bahasa pemrograman, memahami struktur data dan algoritme, serta terbiasa dengan metodologi pengembangan perangkat lunak. Jadi, meskipun ChatGPT dapat membantu developer dengan membuat kode, memberikan saran, atau menjawab pertanyaan terkait pemrograman, namun ChatGPT tidak memiliki keterampilan dan keahlian unik yang dibawa oleh developer.

Pemrograman juga melibatkan pengambilan keputusan yang membutuhkan analisis dan intuisi manusia. Misalnya, seorang developer mungkin perlu menentukan library atau bahasa pemrograman mana yang sebaiknya dipergunakan, memutuskan metode pengembangan perangkat lunak terbaik untuk mengoptimalkan kinerja, dan lain-lain. Nah, keputusan ini seringkali didasarkan pada pengalaman dan pengetahuan yang tidak dapat dengan mudah ditiru oleh sistem artificial intelligence.

Selain itu, perlu Anda ingat bahwa tugas software developer baik itu back-end atau front end developer juga tidak hanya menulis kode. Mereka juga perlu berkomunikasi dengan pemangku kepentingan, seperti klien dan anggota tim untuk memahami kebutuhan dan persyaratan pengembangan perangkat lunak. Sedangkan ChatGPT tidak memiliki tingkat kecerdasan sosial dan keterampilan komunikasi yang sama dengan pengembang manusia. Dengan demikian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ChatGPT tidak dapat menggantikan peran developer.

Membutuhkan Tenaga Kerja Developer untuk Pengembangan Perangkat Lunak?

KAZOKKU adalah perusahaan outsourcing di Jakarta yang fokus menyediakan tenaga kerja alih daya dengan keterampilan pengembangan perangkat lunak. Kami saat ini menyediakan beragam spesialis IT yang dapat membantu perusahaan Anda mulai dari back end developer, front end developer, mobile app developer, SQA, dan lain-lain. Jika Anda belum mengetahui spesialis IT apa saja yang dibutuhkan dalam proyek Anda, silakan hubungi kami karena KAZOKKU juga dapat berperan sebagai konsultan rekrutmen IT untuk perusahaan Anda.

Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan tenaga kerja software developer yang Anda butuhkan!

Artikel Terkait

Contact Us