Apa Itu React Native, Solusi Cepat untuk Pengembangan Aplikasi Cross-Platform
Published

Apa Itu React Native, Solusi Cepat untuk Pengembangan Aplikasi Cross-Platform

Saat ini perusahaan outsourcing Jakarta dapat menyediakan tenaga React Native Developer untuk membantu pengembangan aplikasi di suatu perusahaan. Namun sebenarnya apa itu React Native? Nah, untuk mengetahuinya silakan simak penjelasan selengkapnya di artikel berikut.

React Native telah meraih popularitas yang tinggi di berbagai industri. Saat ini sudah ada banyak aplikasi terkenal yang dibangun menggunakan framework open-source ini contohnya seperti Facebook, Uber, Pinterest, dan lain-lain.  Apa yang membuatnya begitu populer? Salah satu penyebabnya adalah karena React Native menawarkan kemampuan untuk menggunakan satu basis kode yang dapat berjalan di berbagai platform.

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan React Native di salah satu proyek Anda, baca panduan berikut sehingga Anda dapat memahami cara kerjanya. Dengan demikian, Anda bisa memutuskan apakah React Native cocok untuk kebutuhan proyek Anda.

Apa Itu React Native?

Jadi, apa itu React Native? React Native adalah framework lintas platform (cross-platform ) open source berbasis JavaScript yang dirancang untuk mengembangkan aplikasi di berbagai platform seperti iOS, Android, bahkan aplikasi web dengan menggunakan basis kode yang sama. Framework ini berbasis pada React dan membawa semua keunggulan React untuk pengembangan aplikasi mobile. 

React Native menggunakan JavaScript untuk mengkompilasi antarmuka pengguna aplikasi, namun tetap menggunakan tampilan asli dari sistem operasi (native-OS). Untuk fitur-fitur yang lebih kompleks, React Native memungkinkan implementasi kode dalam bahasa-bahasa OS-native seperti Swift dan Objective-C untuk iOS serta Java dan Kotlin untuk Android.

Baca Juga: Apa Itu Software Quality Assurance? Cek Penjelasannya di Sini!

Apa yang Dimaksud dengan Pengembangan Lintas Platform?

Pengembangan lintas platform atau cross-platform development adalah proses pengembangan perangkat lunak di mana developer menggunakan satu basis kode yang sama untuk membuat aplikasi atau perangkat lunak yang kompatibel dengan berbagai platform atau perangkat berbeda. Artinya, satu basis kode dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi seluler pada beberapa platform yang berbeda seperti Android dan iOS, tanpa perlu membuat kode khusus untuk setiap platform secara terpisah.. Dengan demikian, pengembangan lintas platform dapat menghemat  waktu dan sumber daya sehingga meningkatkan efisiensi pengembangan perangkat lunak.

Bagaimana Cara Kerja React Native?

Kami telah menjelaskan sebelumnya bahwa React Native menggunakan JavaScript untuk menghasilkan interface aplikasi. Tidak seperti kompetitornya (misalnya Ionic), React Native tidak bergantung pada webview,  melainkan mengandalkan komponen sebenarnya yang disediakan oleh platform asli. React Native memiliki akses bawaan ke tampilan dan komponen asli, serta dapat menggunakan kode yang ditulis secara native dan memungkinkan akses API ke fitur-fitur khusus OS di dalam aplikasi. Pertanyaannya adalah – bagaimana hal itu bisa terjadi?

React Native menggunakan konsep “bridge,” yang memungkinkan komunikasi asinkron antara elemen JavaScript dan elemen Asli (Native) – konsep bridge ini adalah inti fleksibilitas React Native. Elemen Native dan JavaScript adalah teknologi yang sama sekali berbeda, tetapi mereka dapat berkomunikasi.

Dapatkan Tenaga IT Outsourcing Anda Segera!

Solusi hemat biaya untuk menemukan spesialis IT dalam waktu singkat.

Percayakan penyediaan tenaga IT Outsourcing Java Developer, .NET Developer, ReactJS Developer, VueJS Developer, Project Manager, dll kepada KAZOKKU agar Anda dapat fokus pada peningkatan daya saing bisnis.

Konsultasikan kebutuhan tenaga IT Outsourcing Anda secara GRATIS di sini!

Jenis arsitektur seperti ini menawarkan keuntungan dalam penggunaan banyak fitur OS-Native, meskipun demikian penting untuk diketahui bahwa penggunaan bridge secara terus menerus di dalam aplikasi dapat secara signifikan mengurangi performanya. Jika Anda sedang membangun aplikasi yang melibatkan banyak event,  data, dan lain sebagainya, React Native mungkin bukan pilihan terbaik. 

Baca Juga: Contoh Bahasa Pemrograman yang Populer Digunakan Saat Ini

Proyek Terbaik untuk React Native

Setelah Anda memahami apa itu React Native, kini saatnya mengulas proyek-proyek apa saja yang cocok dengan framework ini. Pada dasarnya, tidak ada batasan industri dalam menggunakan React Native. Framework ini dapat dimanfaatkan untuk membangun fitur-fitur utama dalam aplikasi Anda. Selain itu, React Native bisa menjadi solusi tepat untuk pengembangan aplikasi yang berhadapan dengan konsumen karena menawarkan kinerja yang tepat sasaran. Dalam banyak kasus, penggunaan React Native juga memungkinkan pengembangan aplikasi yang lebih mudah dan lebih murah daripada harus mengembangkan dua aplikasi native secara terpisah dengan layanan atau produk yang sama. 

Berikut beberapa perusahaan di berbagai industri yang menggunakan React Native dalam bisnis mereka.

  • Jejaring sosial: Instagram, Aplikasi Facebook, Discord, Pinterest
  • Hiburan & Jurnalisme: Vogue, Bloomberg, newonce.net 
  • Solusi B2B: Salesforce, Shopify
  • Aplikasi layanan: UberEats, Delivery.com
  • Belanja: Walmart

Mengapa Memilih React Native?

Pilih React Native jika:

  • Anda perlu menjangkau audiens Anda di berbagai platform dengan cepat.
  • Aplikasi Anda adalah consumer-facing app dengan kasus penggunaan yang sederhana
  • Jika aplikasi Anda tidak bergantung pada fitur yang hanya tersedia pada satu sistem operasi tertentu seperti fitur-fitur khusus Android atau iOS (contoh: background video player, akses ke fitur utilitas) atau tidak memerlukan animasi yang sangat kompleks, maka React Native dapat menjadi pilihan yang tepat.

React Native memiliki banyak keunggulan. Selain menawarkan biaya delivery dan maintenance yang lebih rendah, React Native juga membutuhkan lebih sedikit perubahan atau penyesuaian pada desain antarmuka pengguna (UI) dibandingkan dengan solusi lintas platform lainnya. Aplikasi yang dikembagkan dengan React Native juga memiliki kinerja yang mendekati aplikasi native. Sejumlah studi kasus dari berbagai perusahaan, baik besar maupun kecil pun telah mengkonfirmasi bahwa React Native dapat memenuhi semua kebutuhan baik pengguna maupun bisnis itu sendiri.

Tantangan utama dalam penggunaan React Native yang perlu dipertimbangkan adalah: rencana skalabilitas aplikasi Anda atau seberapa besar aplikasi Anda akan tumbuh dan berinteraksi dengan banyak data. Perlu diingat bahwa ketika berurusan dengan banyak data maka kinerja aplikasi React Native dapat menurun. Selain itu, perhatikan juga kompleksitas desain antarmuka pengguna, dan jumlah modul yang belum tersedia di React Native.  Untuk mengetahui apakah backlog aplikasi Anda memiliki masalah semacam itu, Anda dapat berkonsultasi dengan dengan mitra penyedia jasa pembuatan aplikasi mobile.

Meskipun demikian, ingatlah bahwa kesuksesan aplikasi Anda sangat bergantung pada keterampilan dan keahlian developer. Ketika membangun aplikasi lintas platform, pilihlah mitra yang dapat memperkirakan semua risiko dan peluang potensial untuk aplikasi Anda dalam teknologi tertentu. Dengan React Native, akan lebih baik jika mitra Anda juga memiliki pengalaman dalam membangun aplikasi native.

KAZOKKU Dapat Menyalurkan React Native Developer Berkualitas untuk Pengembangan Aplikasi di Perusahaan Anda

Jika Anda sudah memahami apa itu React Native dan tertarik untuk mengembangkan aplikasi dengan framework tersebut, KAZOKKU dapat menyediakan React Native Developer untuk Anda! KAZOKKU merupakan perusahaan IT Outsourcing yang berspesialisasi dalam penyediaan tenaga IT Developer untuk keperluan pengembangan aplikasi. Selain dapat mengirimkan React Native Developer ke perusahaan Anda, kami juga memiliki banyak spesialis IT profesional lain diantaranya seperti Flutter Developer, Java Developer, NET Developer, ReactJS Developer, VueJS Developer, Angular Developer dan masih banyak lagi. 

Sejauh ini, kami sudah menyalurkan banyak tenaga IT untuk penempatan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan kota lainnya di Indonesia. Selain itu, kami juga memiliki tenaga IT yang dapat bekerja secara remote atau hybrid. Hubungi tim kami untuk berkonsultasi atau mendapatkan penjelasan lebih lanjut tentang layanan ini. Kami siap membantu mendapatkan tenaga kerja dengan cepat dengan biaya perekrutan yang lebih hemat!

Artikel Terkait

Contact Us