Ingin Merekrut Cyber Security Engineer? Pahami Dulu Hal-Hal Ini!
Published

Ingin Merekrut Cyber Security Engineer? Pahami Dulu Hal-Hal Ini!

Banyak lowongan kerja IT saat ini yang dibuka untuk merekrut cyber security engineer. Kebutuhan akan tenaga IT security memang menjadi semakin krusial di tengah perkembangan teknologi seperti sekarang ini. Perlu Anda ketahui bahwa serangan siber seperti malware, ransomware, hingga phishing terus meningkat. Oleh karena itu, jika Anda bertanggung jawab untuk menjaga keamanan data perusahaan dari para peretas dan penjahat siber, maka langkah yang perlu Anda lakukan adalah merekrut cyber security engineer yang andal. 

Jika Anda masih asing dengan peran cyber security engineer dan ingin mengetahui di mana bisa menemukan tenaga ahli IT security profesional, pada artikel kali ini kami akan memberikan penjelasannya untuk Anda. Silakan simak penjelasan kami berikut.

Apa Itu Cyber Security Engineering?

Cyber security engineering adalah disiplin ilmu yang berkaitan dengan perancangan, pengembangan, implementasi, dan pemeliharaan sistem serta langkah-langkah keamanan siber untuk melindungi sistem komputer, jaringan, data, dan infrastruktur IT dari ancaman siber. Tujuan utama dari cyber security engineering adalah untuk mengidentifikasi, mencegah, mendeteksi, dan merespons serangan siber serta menjaga keberlanjutan operasi dalam lingkungan siber yang penuh risiko. Cyber security engineer menggabungkan pemahaman tersebut dengan keterampilan dalam pertahanan jaringan, pengkodean, pengembangan perangkat lunak dan perangkat keras, serta protokol keamanan untuk membuat dan mengimplementasikan program yang dapat meminimalkan ancaman serangan siber dan mempercepat pemulihan jika serangan siber terjadi. 

Keamanan siber sendiri merupakan bidang yang terus berkembang. Ketika teknik dan metode baru dikembangkan untuk mencegah serangan siber, maka para peretas akan mulai mencari cara untuk merusaknya. Oleh karena itu, keamanan siber yang efektif membutuhkan pemantauan dan pembaruan protokol keamanan secara terus menerus, dan cyber security engineer harus mampu menangani tugas tersebut. Selain itu, cyber security engineer juga harus bisa menggunakan alat (tools) keamanan siber yang ada. 

Baca Juga: 8 Sertifikasi IT yang Berguna untuk Perkembangan Karir

Tools Cyber Security

Perlu Anda ketahui bahwa cyber security tools dibagi menjadi beberapa kategori dasar untuk memenuhi kebutuhan spesifik. Banyak perusahaan pengembang perangkat lunak menawarkan paket yang menggabungkan beberapa atau semua kategori ini ke dalam platform perangkat lunak keamanan yang komprehensif. Terlepas dari apakah perusahaan Anda menggunakan salah satu dari sekian banyak perangkat keamanan yang tersedia atau cyber security engineer Anda mengembangkan beberapa perangkat sendiri, berikut ini adalah kategori cyber security tools yang harus Anda gunakan untuk menjaga keamanan siber di perusahaan Anda.

1. Firewall  

Ini adalah baris pertahanan pertama. Firewall memonitor semua lalu lintas masuk dan keluar serta menandai dan memblokir semua lalu lintas yang tidak memenuhi parameter keamanan perusahaan.

2. Antivirus software

Perangkat lunak ini memonitor penggunaan internet untuk mencari virus dan malware. Perangkat lunak ini harus diperbarui secara teratur agar tetap efektif dan hanya dapat melindungi dari ancaman yang telah diketahui.

3. Network security monitoring tools

Alat ini menggunakan protokol keamanan perusahaan dan informasi tentang ancaman yang sudah dikenal untuk terus-menerus memonitor jaringan guna mendeteksi kemungkinan serangan. Jika serangan terdeteksi, pemberitahuan akan dikirimkan, dan langkah-langkah keamanan akan diambil untuk membatasi akses ancaman tersebut ke informasi yang bersifat sensitif. Alat-alat ini harus diperbarui secara teratur agar dapat mengenali ancaman terbaru sehingga bisa menerapkan protokol dan teknik baru.

Dapatkan Tenaga IT Outsourcing Anda Segera!

Solusi hemat biaya untuk menemukan spesialis IT dalam waktu singkat.

Percayakan penyediaan tenaga IT Outsourcing Java Developer, .NET Developer, ReactJS Developer, VueJS Developer, Project Manager, dll kepada KAZOKKU agar Anda dapat fokus pada peningkatan daya saing bisnis.

Konsultasikan kebutuhan tenaga IT Outsourcing Anda secara GRATIS di sini!

4. Encryption tools 

Alat ini mengambil informasi yang dikumpulkan dan disimpan oleh perusahaan Anda dan mengenkripsinya sehingga meskipun penjahat siber berhasil mengakses jaringan Anda, maka mereka tidak dapat menggunakan informasi yang telah mereka temukan di sana. 

5. Network defense wireless tools 

Alat-alat ini dirancang untuk memantau dan melindungi koneksi nirkabel ke jaringan Anda. Laptop, smartphone, dan perangkat pintar lainnya dapat memberikan pintu masuk bagi malware  ke jaringan Anda. Oleh karena itu, menjaga keamanan pintu-pintu masuk ini tanpa menghalangi akses sah bagi mereka yang membutuhkannya merupakan tugas yang harus terus-menerus dilakukan dan bisa menjadi lebih mudah dengan penggunaan alat pertahanan yang paling inovatif.

6. Web vulnerability scanning tools

Sesuai dengan namanya, alat ini secara konstan memindai jaringan Anda untuk mencari area-area rentan yang memungkinkan akses tidak sah ke jaringan Anda. Setelah ditemukan, pemberitahuan akan dikirimkan kepada personel yang sesuai sehingga mereka dapat mengambil langkah-langkah untuk memperkuat area yang rentan ini.

7. Packet sniffer

Packet sniffer mengidentifikasi dan mencatat setiap paket informasi yang bergerak melalui jaringan. Software ini juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan membatasi potensi ancaman, mencegah mereka untuk mendapatkan akses ke jaringan secara keseluruhan.

8. Penetration testing

Alat ini memanfaatkan teknik peretasan untuk menemukan kerentanan dalam jaringan. Ketika diperbarui secara teratur dengan metode dan teknik peretasan terbaru, alat ini memberi pengguna kesempatan untuk menemukan dan memperbaiki area yang rentan sebelum peretas menemukannya.

Baca Juga: Tugas IT Project Manager Outsourcing yang Perlu Anda Ketahui

Tugas Cyber Security Engineer

Saat ingin merekrut cyber security engineer, Anda tentu perlu mengetahui apa saja tugas dan tanggung jawab dari profesi tersebut. Selain itu, Anda juga perlu memahami requirement yang dibutuhkan mulai dari  hard and soft skills, pengalaman kerja sebelumnya, serta riwayat pendidikan yang perlu ditempuh.

Mencari dan merekrut cyber security engineer yang andal memang menantang. Anda harus bisa memastikan bahwa kandidat tersebut memenuhi kualifikasi yang sudah ditetapkan, sesuai dengan budaya perusahaan, serta dapat bekerjasama dengan tim yang lain. 

Perlu Anda ketahui bahwa tugas cyber security engineer di masing-masing perusahaan bisa berbeda-beda. Meskipun demikian, tugas utama cyber security engineer adalah menjaga dan melindungi keamanan jaringan. Mereka bekerja sama dengan analis keamanan atau tim keamanan siber untuk menemukan kerentanan keamanan dan mengembangkan solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

Mereka harus terus waspada terhadap teknik atau metode serangan baru. Oleh karena itu, mereka juga bertugas untuk merancang dan mengimplementasikan perubahan protokol untuk melindungi dari serangan tersebut. 

Secara garis besar, berikut ini adalah beberapa tugas cyber security engineer:

1. Coding

Mereka akan menulis kode untuk membuat perangkat lunak keamanan. Nantinya perangkat lunak tersebut akan dipergunakan untuk melindungi sistem dan data dari serangan siber. 

2. Meninjau kode secara berkala 

Tugas cyber security engineer selanjutnya adalah secara teratur meninjau kode pemrograman dan desain sistem keamanan, baik yang mereka buat sendiri maupun hasil karya orang lain. Tujuannya adalah untuk memeriksa bahwa pekerjaan yang dikerjakan sesuai dengan standar keamanan dan berfungsi dengan baik.

3. Menganalisis 

Mereka harus analitis dan selalu mencari cara untuk meningkatkan keamanan, stabilitas, skalabilitas, dan efisiensi sistem keamanan jaringan. Kemampuan untuk melakukan analisis secara mendalam memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi masalah potensial dan mencari solusi yang tepat guna meningkatkan kinerja dan keandalan sistem keamanan jaringan.

4. Mengidentifikasi

Mereka akan menghabiskan banyak waktu untuk mencari dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan mulai dari basis kode, sistem jaringan, hingga orang-orang atau karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau proyek. Mereka akan memastikan bahwa sistem keamanan terus diperbarui dan ditingkatkan agar tetap efektif melawan ancaman siber yang terus berkembang.

5. Berinovasi

Peretas adalah inovator ulung karena mereka selalu menemukan cara-cara baru untuk mengatasi masalah dalam mendapatkan akses tidak sah ke jaringan Anda. Nah, cyber security engineer harus bisa lebih inovatif dan memahami secara mendalam praktik serta pola pikir peretas sehingga mereka tidak hanya bisa merespons ancaman dari para peretas namun juga bisa tetap satu langkah di depan peretas.

6. Berkomunikasi

Tugas cyber security engineer yang lain adalah berkomunikasi. Mereka akan menyampaikan temuan kerentanan serta ide-ide mereka terkait masalah jaringan dan perangkat lunak kepada orang-orang yang perlu mengetahuinya. Selain itu, cyber security engineer juga perlu memberikan pelatihan kepada orang-orang yang bekerja di suatu perusahaan tentang cara menggunakan perangkat lunak dengan aman atau memberikan pemahaman tentang protokol baru.

Baca Juga: Cara Berkomunikasi yang Baik, Asah Soft Skill Anda!

Keterampilan Cyber Security Engineer

Perlu Anda pahami bahwa requirement cyber security engineer sangat bergantung pada job desk atau tugas-tugas yang harus dikerjakan. Meskipun demikian, saat Anda ingin merekrut cyber secuirty engineer,  terdapat beberapa keterampilan dasar yang harus dimiliki seperti berikut ini:

  • Pemahaman yang baik tentang bahasa pemrograman, terutama C++, Python, PHP/Hack, Golang, dan Java
  • Memiliki pendidikan dan pengalaman dalam data science
  • Pemahaman tentang struktur data yang kompleks
  • Pengalaman tingkat ahli dalam desain sistem dan arsitektur perangkat lunak
  • Pengetahuan mendalam tentang fungsi, sistem, dan keamanan aplikasi web dan browser.
  • Pemahaman tentang protokol jaringan
  • Memiliki keterampilan serta berpengalaman dengan metode serta teknik penilaian keamanan
  • Pemahaman tentang desain dan implementasi protokol keamanan
  • Pengalaman dengan pengujian penetrasi (penetration testing)
  • Pengalaman dengan proses otentikasi dan kontrol akses
  • Kriptografi terapan
  • Pengalaman dengan respons insiden dan forensik
  • Keterampilan dalam analisis biner
  • Kemampuan manajemen proyek
  • Kemampuan manajemen tim

Di Mana Mendapatkan Cyber Security Engineer yang Kompeten?

Anda bisa mendapatkan cyber security engineer yang kompeten dan berkualitas melalui platform recruitment seperti Linkedin, Jobstreet, Indeed, dan lain sebagainya. Selain itu Anda juga bisa mendapatkannya melalui perusahaan jasa outsourcing seperti KAZOKKU.

KAZOKKU adalah perusahaan jasa outsourcing cyber security engineer yang sudah berpengalaman dalam menyalurkan tenaga kerja IT untuk berbagai perusahaan. Kami dapat menyediakan cyber security engineer mulai dari level pemula hingga senior sekalipun. Prosesnya juga cepat, dalam waktu 3 hari kami akan mengirimkan CV kandidat sesuai kualifikasi yang Anda butuhkan. Segara hubungi tim kami sekarang juga!

Artikel Terkait

Contact Us