Tips Menjaga Keamanan Data dalam Praktik Outsourcing
Published February 21, 2024

Tips Menjaga Keamanan Data dalam Praktik Outsourcing

Keamanan data adalah aspek krusial yang tidak boleh diabaikan dalam praktik outsourcing. Simak artikel berikut untuk mengetahui beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga data sensitif atau rahasia di perusahaan Anda.

Saat ini banyak bisnis memilih untuk bekerja sama dengan perusahaan outsourcing untuk meningkatkan efisiensi operasional serta mendapatkan akses ke keahlian khusus. Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa dalam menjalankan strategi ini terdapat tantangan terkait keamanan data yang perlu dihadapi.

Mengapa Keamanan Data Menjadi Hal Penting dalam Praktik Outsourcing?

Keamanan data harus menjadi prioritas bagi klien ataupun penyedia jasa outsourcing untuk mencegah pelanggaran atau masalah lainnya. Perlu Anda ketahui, saat perusahaan mengalihkan sebagian atau seluruh tugas operasional mereka ke penyedia layanan eksternal, maka data sensitif seperti informasi pelanggan, data keuangan, dan rahasia bisnis dapat terekspos pada pihak ketiga. Kebocoran atau penyalahgunaan data tersebut dapat mengancam privasi, integritas, dan kepercayaan pelanggan.

Selain itu, banyak industri, termasuk keuangan, kesehatan, dan teknologi, yang tunduk pada regulasi ketat terkait privasi dan keamanan data. Perusahaan yang melakukan outsourcing harus memastikan bahwa penyedia layanan mereka mematuhi semua persyaratan kepatuhan tersebut untuk menghindari sanksi hukum dan kerugian finansial.

Baca Juga: Apa Itu Outsourcing? Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Tips Menjaga Keamanan Data dalam Praktik Outsourcing

1. Miliki kebijakan keamanan data yang baik

Sebelum memutuskan untuk melakukan outsourcing, langkah pertama yang penting untuk dilakukan adalah memastikan bahwa perusahaan Anda memiliki kebijakan keamanan data yang baik. Kebijakan tersebut harus mencakup berbagai aspek penting untuk melindungi sistem dan data perusahaan dari ancaman keamanan. Selain itu, kebijakan keamanan juga harus disetujui oleh pemangku kepentingan, manajer, dan karyawan di perusahaan Anda.

Dalam menyusun kebijakan keamanan, penting untuk melibatkan ahli keamanan yang terlatih dan berpengalaman. Mereka dapat membantu mengidentifikasi ancaman keamanan potensial, memberikan saran tentang praktik terbaik dan membantu merancang kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

2. Pilih mitra outsourcing yang tepercaya

Memilih penyedia layanan outsourcing yang tepat merupakan langkah krusial dalam memastikan keamanan data Anda. Oleh karena itu, penting untuk melakukan riset komprehensif sebelum menandatangani kontrak kerja sama.

Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menemukan perusahaan outsourcing terbaik:

Dapatkan Tenaga IT Outsourcing Anda Segera!

Solusi hemat biaya untuk menemukan spesialis IT dalam waktu singkat.

Percayakan penyediaan tenaga IT Outsourcing Java Developer, .NET Developer, ReactJS Developer, VueJS Developer, Project Manager, dll kepada KAZOKKU agar Anda dapat fokus pada peningkatan daya saing bisnis.

Konsultasikan kebutuhan tenaga IT Outsourcing Anda secara GRATIS di sini!

  • Cari informasi tentang sejarah perusahaan, pengalaman mereka di industri terkait, dan reputasi mereka di pasar. Hal ini dapat dilakukan dengan membaca ulasan online, mencari testimoni dari klien sebelumnya, dan memeriksa media sosial mereka.
  • Tinjau proyek-proyek sebelumnya yang telah ditangani oleh perusahaan outsourcing. Perhatikan bagaimana mereka menangani keamanan data dalam proyek-proyek tersebut.
  • Periksa sertifikasi keamanan, kepatuhan, dan praktik terbaik yang dimiliki oleh perusahaan outsourcing.

3. Tetapkan perjanjian perlindungan data

Sebelum Anda menandatangani perjanjian outsourcing, pastikan untuk dengan jelas menentukan kebutuhan dan harapan Anda terkait keamanan data. Ini mencakup beberapa hal penting, seperti:

  • Standar enkripsi: Tetapkan standar enkripsi yang kuat untuk melindungi data sensitif baik saat disimpan maupun saat dikirim.
  • Kontrol akses: Tetapkan siapa saja yang berhak mengakses data Anda, dengan tingkat akses yang berbeda-beda sesuai kebutuhan.
  • Prosedur pencadangan data: Tentukan jadwal dan metode pencadangan data Anda, serta lokasi penyimpanan cadangan yang aman.
  • Protokol penanganan insiden: Atur langkah-langkah yang harus diambil jika terjadi kebocoran data atau pelanggaran keamanan.

Komunikasikan kebutuhan ini dengan jelas kepada mitra outsourcing dan pastikan semuanya terdokumentasi dengan lengkap dalam perjanjian. Dengan demikian, kedua belah pihak dapat memahami ekspektasi dan tanggung jawab terkait keamanan data.

4. Lakukan penilaian dan audit keamanan secara reguler

Dalam dunia digital yang terus berkembang, ancaman siber juga semakin canggih. Oleh karena itu, untuk melindungi data Anda secara optimal, Anda perlu melakukan penilaian dan audit keamanan siber secara reguler seperti dengan memanfaatkan jasa penetration testing atau vulnerability assessment. 

Dengan melakukannya, maka perusahaan Anda bisa mendeteksi kerentanan keamanan sedini mungkin sehingga perbaikan bisa segera dilakukan. Selain itu, audit juga dapat membantu memastikan kepatuhan terhadap standar dan kebijakan keamanan, sehingga semakin memperkuat keamanan siber.

5. Meningkatkan dan menjaga cyber security awareness

Perlu diketahui bahwa selain dari kelemahan sistem keamanan, pelanggaran keamanan siber juga sering terjadi karena faktor kesalahan manusia. Oleh karena itu, dalam menjaga keamanan data dalam praktik outsourcing, penting untuk meningkatkan kesadaran keamanan siber di kalangan seluruh tenaga kerja, baik itu karyawan internal maupun staf dari penyedia layanan outsourcing.

Salah satu langkah yang dapat diambil adalah memberikan pelatihan kepada mereka agar lebih aware terhadap tanda-tanda serangan siber. Selain itu, mereka juga perlu mengetahui cara mencegah kejahatan siber agar tidak terjadi di perusahaan.

Baca Juga: KAZOKKU: Perusahaan Outsourcing Jakarta Terbaik di Bidang IT

Keamanan data merupakan aspek fundamental dalam praktik outsourcing. Dengan menerapkan tips-tips yang telah dibahas, seperti memilih mitra tepercaya, menentukan kebutuhan dan ekspektasi keamanan dengan jelas, melakukan penilaian dan audit reguler, hingga memberikan pelatihan kepada karyawan maka Anda dapat meminimalisir risiko dan memastikan data Anda terlindungi dengan baik.

Ingatlah bahwa keamanan data adalah tanggung jawab bersama. Dengan membangun budaya keamanan yang kuat dan proaktif, Anda dapat memastikan keberhasilan dan kelancaran proses outsourcing.

KAZOKKU: Solusi IT Outsourcing yang Aman dan Tepercaya

Jika Anda mencari perusahaan IT outsourcing yang mengutamakan keamanan IT, maka KAZOKKU adalah jawabannya. Kami memahami bahwa keamanan data merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan Anda. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menyediakan solusi IT outsourcing yang aman dan bisa diandalkan.

Dalam menyediakan layanan ini, KAZOKKU akan menyiapkan kontrak tertulis yang menegaskan bahwa tenaga kerja yang dikirimkan akan memperlakukan data sensitif perusahaan Anda sebagai informasi rahasia dan setuju untuk tidak mengungkapkannya kepada pihak lain. Di samping itu, kami juga menerapkan kebijakan keamanan yang ketat.

Jadi, tunggu apa lagi. Jika Anda membutuhkan tenaga kerja IT profesional seperti back end developer, front end developer, mobile app developer, dll, segera hubungi KAZOKKU! Kami siap menyediakan solusi outsourcing yang aman dan tepercaya untuk Anda. 

Artikel Terkait

Contact Us