Jenis-jenis AI yang Perlu Diketahui & Contoh Penggunaannya
Published

Jenis-jenis AI yang Perlu Diketahui & Contoh Penggunaannya

Jenis-jenis AI cukup beragam dengan kemampuannya masing-masing. Silakan simak artikel berikut untuk mengetahuinya.

Artificial Intelligence (AI) adalah konsep di mana mesin memiliki kemampuan yang sering dikaitkan dengan kecerdasan manusia. Kemampuan tersebut mencakup melakukan tugas rutin, menganalisis data dengan cepat, dan lain-lain. 

Perlu Anda pahami, seiring perkembangan teknologi, AI semakin populer dan digunakan oleh berbagai industri. Teknologi tersebut dapat membantu perusahaan untuk mempercepat proses, meningkatkan akurasi, dan mendorong pengembangan inovasi baru.

Jenis-jenis AI sendiri cukup beragam. Beberapa di antaranya seperti Reactive Machines, Limited Memory AI, dan masih banyak lagi. Untuk lebih jelaskan, berikut adalah penjelasan selengkapnya untuk Anda.

Jenis-jenis AI (Artificial Intelligence) dan Contoh Penggunaannya

Setiap jenis-jenis AI dirancang dan diprogram untuk tujuan tertentu. Berikut ini adalah jenis AI yang perlu Anda ketahui.

1. Reactive Machines

Reactive Machines adalah sistem AI yang berfokus pada tugas tertentu. Mesin ini akan selalu memberikan output yang sama untuk setiap input karena mereka tidak memiliki memori jangka panjang. Reactive Machines digunakan untuk menjalankan tugas-tugas sederhana, seperti menganalisis data pelanggan untuk memberikan rekomendasi yang akurat.

Contoh penggunaan Reactive Machines:

  • Sistem rekomendasi produk di platform e-commerce
  • Chatbot sederhana yang menjawab pertanyaan umum

Baca Juga: Fungsi AI di Perusahaan Asuransi, Ini Beragam Keuntungannya

2. Limited Memory AI

Limited Memory AI adalah jenis AI yang menganalisis data atau kejadian nyata untuk mengambil keputusan. Dengan kata lain, AI jenis ini “belajar” melalui akses ke data yang terus bertambah, sehingga membuatnya semakin baik dalam menangani tugas tertentu. Limited Memory AI ini sering digunakan pada mobil self-driving. Teknologi ini memungkinkan mobil tersebut “belajar” untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Dapatkan Tenaga IT Outsourcing Anda Segera!

Solusi hemat biaya untuk menemukan spesialis IT dalam waktu singkat.

Percayakan penyediaan tenaga IT Outsourcing Java Developer, .NET Developer, ReactJS Developer, VueJS Developer, Project Manager, dll kepada KAZOKKU agar Anda dapat fokus pada peningkatan daya saing bisnis.

Konsultasikan kebutuhan tenaga IT Outsourcing Anda secara GRATIS di sini!

Contoh penggunaan Limited Memory AI:

  • Mobil self-driving yang mempelajari dan memahami lingkungan jalan secara real-time.
  • Sistem pendeteksi penipuan yang menganalisis pola transaksi keuangan untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan.

3. Theory of Mind AI

Jenis-jenis AI yang berikutnya adalah Theory of Mind AI. Sistem kecerdasan buatan ini dapat membuat keputusan dan menyampaikan hasilnya dalam format yang dapat dipahami manusia. Theory of Mind AI juga didesain untuk memahami manusia dan penalarannya. Jadi, jenis AI ini dapat membuat alasan di balik perilaku manusia. Misalnya, “seorang wanita meraih makanan, jadi dia pasti lapar.” Jenis AI ini masih dalam tahap pengembangan. Meskipun demikian,  Theory of Mind AI berpotensi membawa perubahan besar dalam interaksi manusia dan mesin di masa depan.

Contoh penggunaan Theory of Mind AI:

  • Theory of Mind AI dapat diterapkan dalam teknologi seperti mobil otonom. Dengan kemampuannya, mobil dapat memahami pengemudi dan pejalan kaki manusia dengan lebih baik, sehingga menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman.

Baca Juga: Fungsi AI di Perusahaan Asuransi, Ini Beragam Keuntungannya

4. Self-Aware AI

Self-Aware AI mengacu pada jenis kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan untuk mengenali dan memahami dirinya sendiri, termasuk kesadaran tentang tujuan, keterbatasan, dan kondisi operasionalnya. AI yang memiliki tingkat kesadaran semacam ini mampu memantau dan mengevaluasi kinerjanya sendiri, serta mengidentifikasi ketidakcocokan atau masalah dalam proses pengambilan keputusan atau tugas yang diberikan. Ini menciptakan kemungkinan untuk pengembangan AI yang lebih adaptif dan otonom.

Contoh penggunaan Self-Aware AI

Saat ini, pengembangan Self-Aware AI masih dalam tahap penelitian dan eksplorasi. Meskipun demikian, terdapat beberapa contoh penerapan yang digunakan sebagai studi kasus atau percobaan konseptual. Contohnya seperti:

  • Self-Aware AI dapat digunakan dalam kendaraan otonom untuk memonitor dan mengevaluasi kinerja kendaraan serta memahami batasan dan kondisi operasionalnya. Dengan pemahaman tentang dirinya sendiri, kendaraan otonom dapat mengambil keputusan yang lebih baik dan menghadapi situasi yang tidak terduga dengan lebih adaptif.

5. Artificial Narrow Intelligence (ANI)

Artificial Narrow Intelligence (ANI) adalah jenis AI yang kemampuannya terbatas pada kumpulan data tertentu. ANI beroperasi dengan kumpulan data “terbatas” sehingga semua analisis dan pembelajaran dipaksa untuk digunakan agar bisa mencapai hasil yang diinginkan. Hal ini memungkinkan ANI untuk fokus pada satu tugas spesifik. 

Contoh penggunaan Artificial Narrow Intelligence (ANI)

  • Model AI yang dirancang untuk bermain catur.  Dengan hanya memberikan akses ke data terkait permainan catur, AI tidak memiliki referensi lain yang memengaruhi keputusannya. Hal ini memungkinkannya untuk membuat prediksi dengan akurasi yang tinggi.

Baca Juga: Penjelasan tentang Apa Itu Blockchain dan Cara Kerjanya

6. Artificial General Intelligence (AGI)

Artificial General Intelligence – AGI) adalah jenis AI yang diprediksi mampu memiliki kecerdasan seperti manusia. Hal ini ditandai dengan kemampuannya dalam memahami dan memecahkan masalah layaknya manusia. AGI berpotensi untuk melakukan berbagai tugas seperti berpikir logis, memahami konsep abstrak, dan menjalankan pekerjaan rumit secara mandiri tanpa membutuhkan campur tangan manusia. Bahkan, jenis AI ini bisa meniru emosi contohnya simpati dan kagum seperti saat melihat pemandangan yang indah.

Contoh penggunaan Artificial General Intelligence (AGI)

Penting dicatat bahwa AGI masih dalam tahap penelitian dan eksplorasi. Para ilmuwan dan ahli kecerdasan buatan belum berhasil menciptakan AGI hingga saat ini. Namun, terdapat beberapa percobaan dan penelitian yang dilakukan untuk mengembangkan AGI, seperti:

  • Dalam bidang robotika, ada upaya untuk menciptakan robot dengan kemampuan pemahaman dan interaksi manusia yang lebih maju.

7. Artificial Superintelligence (ASI)

Artificial Superintelligence (ASI) adalah adalah konsep kecerdasan buatan yang berada di ranah fiksi ilmiah, namun menjadi impian para peneliti AI di masa depan. ASI didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami informasi dan menyelesaikan masalah yang melampaui kemampuan manusia.

Para ilmuwan meyakini bahwa ASI  memiliki kecerdasan super yang memungkinkannya untuk memecahkan misteri alam semesta yang tidak bisa dipecahkan oleh pikiran manusia.  Dengan kata lain, ASI akan melampaui keterbatasan kognitif manusia dan mampu mempelajari hal-hal yang berada di luar jangkauan pemahaman kita saat ini.

Contoh penggunaan Artificial Superintelligence (ASI)

Perlu diingat bahwa saat ini implementasi Kecerdasan Buatan Super (Artificial Superintelligence/ASI) masih berada dalam ranah fiksi ilmiah. Contoh penggunaan ASI yang nyata belum ada karena ASI merupakan tingkatan AI yang jauh melampaui kecerdasan manusia. 

  • Dalam fiksi ilmiah, contoh penggunaan ASI seperti digunakan untuk mencari solusi untuk masalah kompleks yang dihadapi manusia, contohnya perubahan iklim atau penyakit yang belum dapat disembuhkan.

Baca Juga: Dampak Negatif dan Positif Artificial Intelligence di Dunia Kerja

Demikian jenis-jenis AI yang dapat kami sebutkan. Dengan potensinya untuk mendorong inovasi dan meniru kecerdasan manusia, AI dipercaya akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang. Penting bagi perusahaan untuk bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin agar tetap relevan dengan teknologi yang sedang berkembang. Selain itu, dalam penggunaannya perusahaan juga perlu memastikan bahwa teknologi ini bisa digunakan untuk kebaikan manusia.

KAZOKKU adalah perusahaan IT outsourcing di Indonesia. Kami menawarkan tenaga kerja IT di bidang pengembangan software dan transformasi digital seperti web developer, mobile app developer, IT project manager, dll. Silakan hubungi kami segera untuk informasi lebih lanjut. 

Artikel Terkait

Contact Us