Perbedaan TypeScript vs JavaScript – Mana yang Dipilih?
Published

Perbedaan TypeScript vs JavaScript – Mana yang Dipilih?

TypeScript vs JavaScript, pelajari perbedaan kedua bahasa pemrograman tersebut di sini. Dengan penjelasan yang kami berikan, Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kedua bahasa pemrograman tersebut sehingga bisa memilih mana yang paling sesuai untuk proyek Anda. 

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang populer untuk mengembangkan web dinamis. Fleksibilitasnya yang luar biasa membuatnya mampu beradaptasi dengan perubahan pesat dalam lanskap pengembangan web. Namun, TypeScript juga semakin populer di kalangan pengembang sebagai superset JavaScript yang memperluas kemampuan bahasa tersebut.

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan tentang perbedaan TypeScript vs JavaScript. Yuk, simak!

TypeScript vs JavaScript : Mengenal Kedua Bahasa Pemrograman

Untuk membandingkan antara TypeScript vs JavaScript, mari kita kenali terlebih dahulu kedua bahasa pemrograman tersebut.

Apa Itu TypeScript?

TypeScript adalah bahasa pemrograman yang hadir sebagai extension dari JavaScript. Dengan dukungan pengetikan statis yang kuat, TypeScript memungkinkan pengembang untuk mendeteksi kesalahan sebelum waktu eksekusi, meningkatkan keandalan dan kualitas kode.

Sebagai bahasa pemrograman berorientasi objek, TypeScript memberikan pengembang alat untuk menulis kode yang bersih, terstruktur, dan dapat digunakan kembali. Kemampuan ini sangat bermanfaat untuk proyek berskala besar, di mana organisasi kode yang rapi dan efisien menjadi hal yang sangat dibutuhkan.

TypeScript juga dapat mengatasi tantangan yang sering dihadapi dalam proyek JavaScript berskala besar. Bahasa ini menawarkan alat kepada pengembang untuk mengorganisir kode dengan rapi, mendeteksi kesalahan, dan mendokumentasikan kode.

Perlu diketahui bahwa fitur-fitur utama TypeScript, seperti class, interface, dan namespace, dibangun di atas fondasi JavaScript. Hal ini memastikan kompatibilitas dengan pustaka dan basis kode yang sudah ada, sekaligus memperkenalkan elemen tambahan yang meningkatkan kualitas dan pemeliharaan kode.

Tujuan dari pembuatan TypeScript bukanlah untuk menggantikan JavaScript, melainkan untuk melengkapinya dengan pengetikan dan fitur tambahan yang biasa ditemukan dalam bahasa yang diketik secara statis. Menariknya, semua kode JavaScript yang valid juga dianggap sebagai kode TypeScript. Hal ini memungkinkan developer untuk secara bertahap memasukkan TypeScript ke dalam proyek JavaScript yang sudah ada. Hal ini tentu memudahkan transisi karena penulisan ulang secara menyeluruh tidak akan diperlukan.

Dapatkan Tenaga IT Outsourcing Anda Segera!

Solusi hemat biaya untuk menemukan spesialis IT dalam waktu singkat.

Percayakan penyediaan tenaga IT Outsourcing Java Developer, .NET Developer, ReactJS Developer, VueJS Developer, Project Manager, dll kepada KAZOKKU agar Anda dapat fokus pada peningkatan daya saing bisnis.

Konsultasikan kebutuhan tenaga IT Outsourcing Anda secara GRATIS di sini!

Baca Juga: Apa Itu Programmer: Jenis & Panduan untuk Mendapatkan Programmer yang Tepat

Apa Itu JavaScript ?

JavaScript adalah bahasa pemrograman open source tingkat tinggi yang banyak digunakan untuk pengembangan web. Dukungannya yang luas di berbagai browser web menjadikannya pilihan populer bagi developer untuk membuat halaman web yang dinamis. 

JavaScript unggul dalam pengembangan aplikasi web. Sebagai bahasa scripting sisi-klien, JavaScript memungkinkan pengembang untuk menambahkan interaktivitas dan responsivitas ke halaman HTML. JavaScript juga mampu meningkatkan user experience dengan merespons tindakan pengguna, sehingga halaman web menjadi lebih interaktif. 

Bahasa ini juga semakin banyak digunakan untuk pengembangan game berbasis web berkat kemampuannya untuk memanipulasi Document Object Model (DOM) dan membuat animasi. Selain itu, JavaScript juga berperan dalam memastikan keakuratan data sebelum pengiriman formulir melalui proses validasi formulir.

Salah satu fitur JavaScript adalah sistem pengetikan fleksibelnya yang memungkinkan variabel untuk menyimpan tipe data berbeda selama runtime. Meskipun fleksibilitas ini mempercepat proses pengembangan, pengembang harus berhati-hati terhadap masalah terkait tipe selama eksekusi. Sebagai bahasa pemrograman yang sangat populer, JavaScript sangat cocok untuk membuat halaman web yang interaktif, menarik, dan responsif.

Baca Juga: Angular Vs React Vs Vue, Mana yang Harus Dipilih?

TypeScript vs JavaScript : Perbedaan Utama

Jika kita membandingkan keduanya – TypeScript vs JavaScript, maka setiap kode JavaScript valid di TypeScript. Ini berarti bahwa TypeScript adalah superset dari JavaScript. Jadi, jika Anda menyimpan file pemrograman JavaScript (.js) dengan ekstensi TypeScript (.ts), itu akan berjalan dengan baik. Namun itu tidak berarti kedua bahasa – TypeScript dan JavaScript adalah sama.

1. Perbedaan pengetikan

Perbedaan utama antara JavaScript dan TypeScript terletak pada pendekatan pengetikannya. JavaScript diketik secara dinamis, artinya variabel tidak memiliki tipe yang telah ditentukan sebelumnya dan dapat berubah selama runtime. Hal ini dapat menyebabkan kesalahan yang tidak terduga.

Sebaliknya, TypeScript diketik secara statis memungkinkan pengembang menentukan tipe secara eksplisit selama pengembangan. Pengetikan statis di TypeScript memungkinkan deteksi kesalahan terkait tipe selama kompilasi, sehingga menghasilkan kode yang lebih kuat dan mengurangi kemungkinan kesalahan runtime yang dapat terjadi dalam kode JavaScript biasa.

2. Kemudahan belajar

TypeScript adalah superset dari JavaScript, artinya ia menambahkan fitur baru ke JavaScript yang sudah ada. Untuk menulis kode TypeScript, Anda perlu memiliki pemahaman dasar dan pengetahuan tentang JavaScript. Selain itu, Anda juga harus memahami konsep Pemrograman Berorientasi Objek (OOP).

Di sisi lain, JavaScript adalah bahasa scripting yang populer dan mudah dipelajari. Banyak developer menggunakan JavaScript bersama dengan CSS dan HTML untuk membuat aplikasi web. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa HTML memiliki tingkat kesulitan tersendiri karena melibatkan penanganan event, perilaku web, animasi, dan scripting.

3. Perbedaan sintaks

TypeScript menawarkan deklarasi variabel, paradigma fungsional, dan sistem tipe yang tidak dimiliki oleh JavaScript. Dalam hal sintaksis, TypeScript mirip JScript dan .Net, dengan dukungan fitur-fitur ECMAScript 2015 Standard seperti modul, sintaks arrow function, dan clas.

Sama seperti TypeScript, JavaScript juga mengikuti standar ECMAScript. Meskipun demikian, JavaScript bukanlah bahasa yang sama dengan TypeScript. Ia menggunakan banyak terminologi pemrograman terstruktur dari bahasa C, seperti pernyataan if, pernyataan switch, perulangan do-while, dan masih banyak lagi. 

4. Performa

Seperti yang kita tahu, TypeScript diciptakan untuk mengatasi tantangan JavaScript dalam pengembangan aplikasi kompleks berskala besar. Oleh karena itu, TypeScript memiliki kemampuan untuk menghemat waktu pengembangan dan memungkinkan pengembang menjadi lebih efisien.

Apakah kinerja TypeScript lebih baik daripada JavaScript? Perlu dipahami bahwa

secara teknis, dalam hal kinerja eksekusi kode TypeScript tidak memberikan keunggulan karena kode TypeScript akan ditranspilasi menjadi JavaScript sebelum dijalankan. Meskipun demikian, TypeScript membantu meningkatkan kinerja pengembang dengan memungkinkan penulisan kode yang lebih cepat dan akurat serta mendeteksi bug sebelum runtime.

Baca Juga: Perbedaan Java dan JavaScript , Ini Penjelasannya!

TypeScript vs JavaScript : Mana yang Sebaiknya Digunakan?

Memilih antara JavaScript dan TypeScript untuk proyek Anda bergantung pada beberapa faktor, seperti:

1. Kompleksitas proyek

  • Proyek kecil: Jika proyek Anda kecil dan sederhana, JavaScript dengan pengetikan dinamis dan kesederhanaannya mungkin cukup.
  • Proyek besar: Untuk proyek yang lebih besar dan kompleks, TypeScript dengan pengetikan statis dan fitur-fiturnya yang kuat dapat membantu meningkatkan stabilitas, skalabilitas, dan pemeliharaan kode.

2. Keahlian tim

  • Tim terbiasa JavaScript: Jika tim Anda sudah familiar dengan JavaScript dan belum terbiasa dengan TypeScript, memperkenalkan bahasa baru mungkin membutuhkan waktu dan usaha untuk pelatihan dan adaptasi.
  • Tim yang terbuka terhadap bahasa baru: Jika tim Anda tertarik mempelajari TypeScript, maka ada banyak manfaat yang bisa diperoleh.

3. Kebutuhan aplikasi

  • Keamanan tipe dan dokumentasi: Jika Anda membutuhkan tingkat keamanan tipe yang tinggi dan dokumentasi kode yang komprehensif, maka TypeScript lebih cocok.
  • Pembuatan prototipe cepat dan fleksibilitas: Jika prioritas Anda adalah pembuatan prototipe yang cepat dan fleksibilitas, JavaScript mungkin lebih ideal.

Baca Juga: Java Development Outsourcing, Solusi Proyek Perangkat Lunak

Demikian penjelasan yang bisa kami berikan mengenai perbedaan TypeScript vs JavaScript. Secara garis besar, TypeScript dan JavaScript menawarkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemilihan bahasa yang tepat bergantung pada kompleksitas proyek, keahlian tim, dan kebutuhan aplikasi.

Jika Anda masih ragu bahasa mana yang lebih cocok untuk proyek Anda, KAZOKKU hadir untuk membantu! Sebagai perusahaan IT outsourcing profesional, KAZOKKU menyediakan tim programmer JavaScript dan ahli IT berpengalaman yang siap membantu Anda mengembangkan solusi software terbaik, sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

Hubungi kami atau klik jasa IT outsourcing untuk penjelasan lebih lanjut.

Artikel Terkait

Contact Us