Biaya Talenta IT Outsourcing vs Merekrut Langsung, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Biaya Talenta IT Outsourcing vs Merekrut Langsung, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Biaya Talenta IT Outsourcing vs merekrut secara langsung (Direct Hire) merupakan pertimbangan penting bagi perusahaan yang sedang mencari solusi dalam mengisi kebutuhan tenaga ahli IT mereka. Dalam artikel ini, kita akan menyelidiki dan membandingkan kedua opsi tersebut untuk menentukan mana yang lebih menguntungkan dari segi finansial dan strategis.

Dalam lingkungan bisnis yang kompetitif seperti saat ini, pemilihan strategi yang tepat untuk mengelola sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi (IT) menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Salah satu pertimbangan utama dalam memilih antara jasa talenta IT outsourcing atau merekrut karyawan IT secara langsung adalah terkait faktor biaya. Perlu diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh, mempertahankan, dan mengelola tenaga ahli IT dapat memberikan dampak signifikan pada anggaran dan profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, silakan simak artikel kami berikut untuk mengetahui solusi mana yang bisa memberi lebih banyak keuntungan bagi bisnis Anda.

Biaya Merekrut Karyawan Langsung (Direct Hire) yang Perlu Dipertimbangkan

1. Biaya Iklan dan Sumber Daya Manusia (SDM)

  • Biaya Iklan untuk Mempromosikan Lowongan Pekerjaan: Perusahaan harus mengeluarkan biaya untuk mempromosikan lowongan pekerjaan melalui berbagai saluran, seperti portal pekerjaan, media cetak, atau melalui job fair.
  • Biaya untuk Menggunakan Platform Perekrutan Online: Perlu Anda tahu, penggunaan platform perekrutan online seperti LinkedIn, Indeed, atau JobStreet juga memerlukan biaya. Contohnya seperti biaya langganan bulanan, biaya per posting, atau biaya tambahan untuk fitur premium.
  • Biaya untuk Mendukung Kegiatan Promosi di Media Sosial: Mempromosikan lowongan pekerjaan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter memerlukan biaya tambahan untuk iklan yang ditargetkan.
  • Bonus Referensi (Referral Bonus) untuk Karyawan yang Menawarkan Kandidat: Banyak perusahaan memberikan bonus referensi kepada karyawan yang berhasil merekomendasikan kandidat yang kemudian dipekerjakan. Ini juga merupakan biaya tambahan yang perlu dipertimbangkan.

2. Biaya Proses Perekrutan

  • Gaji Staf HR atau Perekrut Internal yang Terlibat dalam Proses Seleksi: Proses perekrutan memerlukan waktu dan tenaga dari staf HR atau perekrut internal, di mana gajinya harus diperhitungkan dalam total biaya perekrutan.
  • Biaya Tes Keterampilan atau Psikometrik, dan Biaya Pemeriksaan Referensi: Biaya ini termasuk untuk pengadaan tes keterampilan teknis, tes psikometrik, dan pemeriksaan referensi atau latar belakang kandidat.
  • Biaya untuk Menyewa Ruang atau Fasilitas Wawancara Jika Diperlukan: Jika wawancara memerlukan ruang khusus atau fasilitas tambahan, seperti ruang konferensi atau fasilitas video conferencing, maka biaya ini juga harus diperhitungkan.

3. Biaya Pelatihan

  • Biaya untuk Menyediakan Pelatihan Awal bagi Karyawan Baru: Karyawan baru sering memerlukan pelatihan awal untuk memahami sistem, prosedur, dan budaya perusahaan.
  • Biaya untuk Materi Pelatihan dan Dokumentasi: Ini termasuk biaya untuk materi pelatihan, buku, manual, dan sumber daya lain yang diperlukan selama masa pelatihan.
  • Biaya untuk Pengadaan dan Penyiapan Peralatan Kerja seperti Laptop, dll:Penyediaan perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan oleh karyawan baru merupakan bagian dari biaya pelatihan.

4. Tunjangan dan Benefit Karyawan

  • THR (Tunjangan Hari Raya): Perusahaan perlu menyiapkan anggaran untuk membayar THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Private Insurance, BPJS Kesehatan, BPJS TK: Biaya untuk menyediakan asuransi kesehatan pribadi dan mendaftarkan karyawan ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
  • Bonus Tahunan, Kenaikan Gaji Tahunan: Anggaran untuk bonus tahunan dan kenaikan gaji tahunan juga perlu diperhitungkan sebagai bagian dari biaya tunjangan dan benefit.

5. Biaya Pesangon

  • Biaya Pesangon Jika Terjadi PHK karena Perubahan Strategi Bisnis, dll.: Jika perusahaan harus melakukan pemutusan hubungan kerja karena perubahan strategi bisnis atau alasan lain, biaya pesangon harus diperhitungkan sebagai bagian dari total biaya perekrutan.

6. Biaya Penyesuaian dengan Lokasi

  • Biaya yang Terkait dengan Perpindahan atau Relokasi Karyawan Jika Diperlukan: Relokasi karyawan memerlukan biaya tambahan untuk pindah rumah, transportasi, dan penyesuaian lainnya.

7. Biaya Penggantian Karyawan yang Resign (Replacement)

  • Biaya untuk Mengganti Posisi yang Ditinggalkan oleh Karyawan yang Telah Direkrut: Ketika karyawan meninggalkan perusahaan, biaya tambahan diperlukan untuk memulai kembali proses perekrutan dan pelatihan untuk penggantinya.

Baca Juga: 5 Perusahaan Besar yang Memanfaatkan Jasa Outsourcing dengan Sukses

Biaya Talenta IT Outsourcing yang Perlu Dipertimbangkan

Menggunakan layanan outsourcing talenta IT menawarkan pendekatan yang berbeda dalam hal pengelolaan biaya dibandingkan dengan perekrutan karyawan langsung. Salah satu keuntungan utama dari outsourcing adalah bahwa perusahaan Anda hanya perlu membayar satu biaya jasa yang mencakup berbagai pengeluaran dan tanggung jawab yang biasanya harus dikelola secara internal dalam direct hire. 

Dengan hanya membayar biaya jasa kepada perusahaan outsourcing, Anda tidak perlu khawatir tentang pengeluaran tambahan yang seringkali tersembunyi dalam proses perekrutan langsung. Semua aspek mulai dari proses seleksi, pelatihan, manajemen SDM, hingga administrasi ditangani oleh perusahaan outsourcing, sehingga perusahaan Anda dapat fokus pada tujuan bisnis utama tanpa terganggu oleh masalah administratif dan operasional. Hal ini tidak hanya menghemat biaya, namun juga dapat menghemat waktu dan tenaga. 

Baca Juga: Apa Itu In-House Production? Pelajari Kelebihan & Kekurangannya di Sini!

Kesimpulan: Biaya Talenta IT Outsourcing vs Merekrut Langsung, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Ketika mempertimbangkan biaya talenta IT outsourcing dan merekrut karyawan secara langsung, terlihat bahwa jasa talenta IT outsourcing dapat lebih menguntungkan. Dengan outsourcing, perusahaan hanya perlu membayar satu biaya jasa yang mencakup semua pengeluaran terkait tenaga kerja, mulai dari perekrutan hingga penggajian dan administrasi. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengendalikan biaya dengan lebih baik. Perusahaan juga bisa menghindari biaya tak terduga yang seringkali muncul dalam perekrutan langsung.

KAZOKKU sebagai perusahaan penyedia jasa Talenta IT Outsourcing sendiri juga memiliki garansi penggantian tenaga kerja outsourcing. Jika tenaga kerja yang disediakan tidak memenuhi harapan atau mengundurkan diri, KAZOKKU akan menggantinya tanpa biaya tambahan. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk mendapatkan tenaga kerja pengganti.

Jika Anda mencari cara untuk menghemat biaya operasional dan mendapatkan tenaga kerja IT ahli dengan cepat, menggunakan jasa Talenta IT Outsourcing KAZOKKU adalah solusi yang tepat. KAZOKKU menawarkan biaya yang lebih hemat dan menguntungkan. Solusi kami memungkinkan perusahaan Anda untuk tetap fokus pada tujuan utama tanpa khawatir tentang beban administratif dan biaya tersembunyi. 

Dapatkan Tenaga IT Outsourcing Anda Segera!

Solusi hemat biaya untuk menemukan spesialis IT dalam waktu singkat.

Percayakan penyediaan tenaga IT Outsourcing Java Developer, .NET Developer, ReactJS Developer, VueJS Developer, Project Manager, dll kepada KAZOKKU agar Anda dapat fokus pada peningkatan daya saing bisnis.

Konsultasikan kebutuhan tenaga IT Outsourcing Anda secara GRATIS di sini!

Kami menyediakan tenaga ahli outsourcing khususnya di bidang pengembangan software, memastikan Anda mendapatkan profesional yang tepat untuk proyek Anda dalam waktu singkat. Hubungi KAZOKKU sekarang untuk informasi lebih lanjut dan lihat bagaimana kami dapat membantu memperkuat tim IT Anda dengan efisiensi biaya dan keahlian tinggi.

Artikel Terkait

Contact Us