Minimalkan risiko salah rekrut dengan jasa rekrutmen IT berbasis temp-to-hire. Pekerjakan kandidat selama 6 bulan untuk menguji kompetensi dan kecocokan budaya kerja, lalu ubah status mereka menjadi karyawan tetap saat performanya terbukti memuaskan. Seluruh administrasi ketenagakerjaan ditangani penuh oleh KAZOKKU.
Jasa penyediaan talenta IT kontrak ke tetap adalah solusi staffing yang memungkinkan perusahaan merekrut talenta IT melalui skema temp-to-hire atau contract-to-hire. Perusahaan dapat menilai kinerja, kemampuan teknis, dan kecocokan kandidat selama masa kontrak sebelum memutuskan untuk mengangkatnya sebagai karyawan tetap.
Perlu diketahui: Durasi kontrak minimal 6 bulan hanya berlaku bagi perusahaan yang berencana menggunakan skema Temp-to-Hire. Untuk kebutuhan penempatan talenta IT kontrak tanpa rencana pengangkatan menjadi karyawan tetap, KAZOKKU tetap fleksibel dan merekomendasikan durasi kontrak mulai dari 3 bulan.
Selama periode kontrak, talenta IT berada di bawah pengelolaan KAZOKKU dan bekerja langsung bersama tim Anda. Perusahaan tetap memimpin aktivitas kerja dan melakukan evaluasi kinerja sehari-hari, sementara seluruh administrasi ketenagakerjaan, payroll, BPJS, PPh 21, hingga kepatuhan PKWT sesuai regulasi yang berlaku ditangani oleh KAZOKKU.
| Aspek Utama | Headhunter | Rekrutmen Internal | KAZOKKU (Temp-to-Hire) |
|---|---|---|---|
| Masa Evaluasi | Terbatas pada masa probation | Terbatas pada masa probation | Mulai 6 bulan, perpanjang hingga 12 bulan jika perlu evaluasi lebih lanjut. |
| Biaya Perekrutan | Recruitment fee tinggi hingga ±20% dari 13 bulan gaji kandidat | Menjadi beban biaya operasional tim HR internal | Biaya konversi ke tetap hanya senilai 1 bulan invoice |
| Risiko Salah Rekrut | Ada garansi penggantian, tapi umumnya hanya 3 bulan | Seluruh resiko ditanggung perusahaan | Lebih rendah (Evaluasi min. 6 bulan + gratis penggantian) |
| Administrasi Ketenagakerjaan | Setelah bergabung dikelola perusahaan | Dikelola perusahaan | Selama kontrak dikelola penuh oleh KAZOKKU |
Tiga alasan utama CTO dan HR Director memilih model ini.
Contract-to-hire memberi waktu untuk mengevaluasi kemampuan teknis, soft skill, dan kecocokan budaya kerja developer melalui performa nyata selama minimal 6 bulan, dengan opsi perpanjangan hingga 12 bulan.
Jika kandidat tidak memenuhi ekspektasi, masa kontrak berakhir sesuai perjanjian sehingga perusahaan tidak perlu menghadapi proses PHK dan risiko biaya pesangon seperti pada perekrutan karyawan tetap.
Hemat hingga 61% dibanding headhunter. Konversi ke karyawan tetap cukup 1 bulan invoice, sementara headhunter umumnya mengenakan recruitment fee sekitar 20% dari total kompensasi tahunan kandidat.
Contoh ilustrasi:
Lima langkah dari konsultasi hingga keputusan pengangkatan, semua difasilitasi penuh oleh KAZOKKU.
Konsultasikan kebutuhan teknis, durasi, dan profil kandidat yang Anda cari. Gratis.
KAZOKKU mencari & menyeleksi kandidat dari jaringan IT luas dan pasar tenaga kerja aktif.
Kandidat dikontrak KAZOKKU, ditempatkan di perusahaan Anda sebagai tenaga IT sementara.
Anda menilai kemampuan teknis, non-teknis, dan kesesuaian budaya kerja selama masa kontrak.
Angkat jadi karyawan tetap atau akhiri kontrak, sampaikan keputusan 1 bulan sebelum kontrak berakhir.
Layanan ini paling sesuai untuk perusahaan dengan kondisi berikut.
Perusahaan yang ingin mengevaluasi kandidat sebelum komitmen karyawan tetap
Proyek IT jangka pendek dengan kemungkinan berkembang menjadi kebutuhan permanen
Industri dengan tingkat turnover tinggi (teknologi, keuangan, e-commerce)
Perusahaan non-IT yang ingin membangun tim IT internal dari awal
Tim HR yang tidak memiliki kapasitas rekrutmen teknis IT
Perusahaan yang membutuhkan fleksibilitas dalam membangun tim IT
Startup baru dengan pendanaan Seri A butuh tim frontend dan backend developer untuk platform launch besar-besaran. Tidak punya waktu untuk rekrutmen konvensional yang panjang.
Perusahaan keuangan besar dalam transformasi digital membutuhkan tim mobile developer dan QA specialist untuk aplikasi mobile banking baru yang strategis.
Khusus untuk perusahaan yang berencana menggunakan skema Temp-to-Hire, durasi minimal kontrak adalah 6 bulan. Masa ini wajib dilalui sebagai standar evaluasi kinerja sebelum kandidat dapat diangkat menjadi karyawan tetap oleh Klien. Jika diperlukan, masa kontrak dapat diperpanjang hingga 12 bulan.
Biaya konversi hanya sebesar 1 bulan invoice, jauh lebih hemat dibandingkan jasa headhunter konvensional yang biasanya mematok 20% dari total 13 bulan gaji kandidat.
Keputusan pengangkatan harus disampaikan minimal 1 bulan sebelum masa kontrak berakhir. Ini memberi waktu yang cukup bagi KAZOKKU dan kandidat untuk mempersiapkan proses transisi status kepegawaian.
Ya. Apabila perusahaan masih memerlukan waktu tambahan untuk mengevaluasi kandidat atau kandidat belum memutuskan untuk menerima penawaran kerja tetap, masa kontrak dapat diperpanjang hingga 12 bulan atas persetujuan perusahaan klien, KAZOKKU, dan talenta IT yang bersangkutan.
KAZOKKU akan mencarikan kandidat pengganti yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda. Perhitungan masa kontrak minimal 6 bulan tetap melanjutkan sisa waktu dari kandidat sebelumnya, bukan dimulai ulang dari nol. Misalnya, jika kandidat pertama diganti pada bulan ke-2, kandidat pengganti hanya perlu menyelesaikan sisa 4 bulan agar genap 6 bulan sejak penempatan pertama dimulai.
Kurangi risiko rekrutmen permanen dengan memulai dari skema kontrak yang lebih fleksibel. Kami membantu Anda menemukan talenta IT yang tepat sebelum mengambil keputusan jangka panjang.